Tanggapan Beberapa Pemeran Pendidikan Mengenai Kurikulum Merdeka

Dunia pendidikan kini digemparkan kembali dengan adanya program Kurikulum Merdeka oleh pemerintah. Kurikulum merdeka bukan sebuah kurikulum baru yang menggantikan kurikulum 2013, melainkan sebuah bentuk perkembangan dari kurikulum yang lalu.

Saat ini, di Indonesia terdapat 3 macam pilihan kurikulum yang dapat dipilih sesuai dengan keadaan sekolah. Diantaranya ialah Kurikulum 2013, Kurikulum darurat, serta Kurikulum Merdeka.

Perlu anda ketahui, bahwa kurikulum merdeka bukan sebuah momok untuk dihindari, namun kehadirannya diharapkan mampu membawa perubahan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Tetapi terkadang realita tidak sebanding dengan harapan, bukannya tidak mungkin rupanya untuk saat ini banyak para pelaku pendidikan yang merasa terbebani.

Pendapat dari Guru

Mereka beranggapan bahwa kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang ribet. Dalam arti kurikulum merdeka akan menyita banyak waktu untuk membuat paham. Padahal tujuan adanya kurikulum ini diharapkan mampu menyederhanakan pendidikan agar mudah diterima.

Kurikulum merdeka ini juga bertujuan menciptakan generasi agar menjadi pelajar pancasila seutuhnya. Dalam artian pelajar yang memiliki wawasan dan juga profil pancasila.

Pendapat dari orang Tua

Selain mendengar pendapat dari Guru di atas, kurikulum merdeka juga akan berimbas pada orang tua. Dimana dalam hal ini peran orang tua sangatlah penting dalam tumbuh kembang anak-anak. Selain sebagai guru di rumah, orang tua memiliki peran untuk menjembatani anak agar mampu melewati pendidikan di rumah.

Para orang tua juga banyak bertanya mengenai sistem pendidikan ketika menganut kurikulum merdeka. Mereka bertanya tanya, bagaimana dengan materi yang akan anak anak dapatkan? Apakah mata pelajaran tetap sama? apakah yang akan anak anak diterima di sekolah? dan masih banyak pertanyaan lainnya yang muncul di benak orang tua.

Pendapat Siswa

Selain dari dua komponen di atas, tak lupa bahwa pemeran pendidikan yang utama juga ialah siswa. Kurikulum merdeka ini tidak serta merta diterapkan di SD saja, melainkan dari SMA juga menerapkan jenis kurikulum ini. Siswa mungkin memerlukan waktu guna dapat menerima dan menjalani kegiatan belajar yang baik dengan kurikulum merdeka.

Simak beberapa info menarik lainnya mengenai parenting dan dunia pendidikan melalui laman website rumah belajar smart. Menyajikan berbagai info terbaru seputar pendidikan, parenting, latihan soal serta beberapa perangkat mengajar lain yang dapat anda download di sana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *